Aku.

Aku hanyalah aku, yang mengagumimu dalam diamku.

Mengagumi dalam diam, rasanya cukup menyenangkan.
Tetapi tidak selalu. Terkadang aku pun merasakan rasa sesak.
Entah, setiap kali mengingatmu, ada sepersekian bagian hatiku yang merasa sendu.
Aku bahkan tak tau, bagaimana aku harus menikmati perasaan ini.
Kau, terlalu jauh.
Bahkan sekedar bayanganmu, ekor mataku tak dapat menangkapnya.
Lalu, aku harus bagaimana?
Bagaimana aku harus menghadapi perasaan menyesakkan ini?

Karena aku hanyalah aku, yang kehilanganmu lalu tersedu.

0 komentar:

Posting Komentar

 
unsaid things Blog Design by Ipietoon